0

“Sedang Patah Hati?”

broken-heart_0Hampir setiap  orang sekali dalam hidupnya pasti pernah mengalami yang namanya patah hati atau “Broken heart”, entah karena ditinggalkan oleh seseorang yang dicintainya ataupun karena harus meninggalkan seseorang yang dicintainya.

Hal ini terjadi bukan karena anda kurang cantik, kurang tampan, kurang sukses ataupun kurang sesuatu. Lihatlah Tom Cruise dan Katie Holmes atau Robert Pattinson dan Kristen Stewart, mereka tidak kurang cantik atau kurang tampan kan? Tidak pula kurang sukses atau terkenal, bukan? Tapi tetap harus mengalami yang namanya patah hati, maka dari itu jangan khawatir.

Patah hati memang bukanlah suatu perasaan yang menyenangkan, ketika anda mengalaminya dunia ini terasa seperti runtuh, limbung, kehilangan semangat untuk melakukan apapun dan tak tahu lagi arah tujuan hidup. Makan tidak enak dan tidurpun tidak nyenyak, yang ingin anda lakukan hanyalah menangis, mengurung diri dan menghindar dari keramaian.

Hal tersebut tentunya adalah perasaan manusiawi yang amat wajar. Anda akan merasa marah, sedih atau sakit. Sayapun pernah mengalaminya, lalu bagaimana cara melalui itu semua?

Yang pertama kali harus anda lakukan adalah menerima kenyataan bahwa anda tidak dapat bersamanya lagi, hilangkan harapan atau impian bahwa anda berdua akan dapat kembali bersama, accepting it’s really over.  Beri waktu berkabung buat diri anda, janganlah anda berusaha menahan kesedihan, karena hal tersebut hanya akan memperlambat proses healing, bila perlu menangislah seharian penuh, keluarkan segala emosi dari dalam diri anda.

Namun setelah itu, jangan keterusan berkabung, waktunya bagi anda untuk kembali menata hidup anda. Larutkan diri anda dengan pekerjaan dan hobby anda. Meskipun “time will heal” namun perasaan sedih dan kehilangan tersebut tidak akan hilang dalam waktu satu atau dua hari tentunya, perasaan itu akan muncul sesekali. Share your feeling dengan sahabat dekat dan keluarga, atau jika itu tidak mungkin dilakukan maka tulislah semua perasaan anda dalam sebuah diary, namun yang terbaik adalah menceritakan semua yang ada rasakan pada-Nya setiap kali anda selesai sholat.

Seseorang merasa bersemangat dalam hidup karena memiliki goal, jadi wajar saja jika seseorang kehilangan semangat hidup ketika tidak lagi memiliki tujuan. Mungkin sebelumnya impian anda adalah dapat tetap bersama dia selamanya, ’till death do us apart seperti judul lagunya White Lion, sehingga ketika ia mengilang maka menghilang pulalah seluruh impian anda.

Untuk dapat mengembalikan kembali semangat hidup anda maka anda harus memiliki sebuah tujuan. Buatlah sebuah goal baru yang sederhana dan realistis untuk memecah pikiran anda agar tidak hanya memikirkan dia, misalnya anda ingin menurunkan berat badan 6 kg dalam 3 bulan, sehingga anda akan fokus untuk mencapainya  dengan berolahraga rutin dan menyusun pola makan yang lebih sehat. Berolahraga akan mengeluarkan energi berlebih dan merangsang mood anda, menurut beberapa penelitian berolah raga itu dapat merangsang otak untuk mengeluarkan hormon endhorpin atau hormon happy dengan bahasa lain.

Untuk sementara waktu anda harus berhenti berhubungan dengannya dalam bentuk apapun, no contact, karena anda perlu waktu untuk memproses segalanya dan beradaptasi dengan situasi baru.

Pada umumnya orang akan menyarankan agar anda melupakan dia dan berhenti mencintainya. Namun menurut saya pribadi jangan paksakan diri anda untuk melupakan dia, hal itu hanya akan membuat anda semakin ingat padanya. Jika anda masih mencintainya, jangan juga paksakan diri anda untuk berhenti mencintainya, hal itu hanya akan membuat perasaan anda menjadi-jadi dan yang terpenting adalah jangan pernah menyalahkan diri anda sendiri atas apa yang telah terjadi, perlakukan diri anda dengan lembut dan penuh kasih sayang, lalu katakan pada diri anda sendiri :

“I know that today you think that you will never able to love anybody anymore because you only love him, you dont wanna be with anybody else because all you want is him… don’t worry.. you dont have to fall in love again or be with somebody if you dont want to, it is okai to be allone… dont be with someone just to satesfied other people, be with someone because you want to be.

I will never force you to forget him or force you to stop loving him, you can love him as long as you want to, and you can stop loving him anytime you want. Don’t bother with the thought whether he still loves you or not, it won’t make any different anyway, I know that you really love him and probably there is no other woman who love him as much as you do, but it’s ok.. it’s his loss not yours sweetheart, I’m proud of you, you are kind and really a true lover.

Andaipun dunia ini penuh sesak dengan orang-orang yang membohongimu, mengkhianatimu atau meninggalkanmu, namun tetaplah menjadi orang baik, tetaplah menjadi orang yang setia, tetaplah menjadi orang yang positif… jangan pernah mau membebani hati dan pikiranmu dengan hal negatif, hal itu hanya akan melelahkanmu. Tiada daun yang lepas dari ranting kecuali atas kuasa Allah. Tetaplah menjadi pecinta yang baik, yang dapat mencintai tanpa meminta balasan apapun, meski dari jauh kamu boleh tetap mencintainya selama kamu mau, berdoalah untuk kebahagiaannya, karena ketika seorang muslim mendoakan kebaikan untuk orang lain maka ia pun akan mendapatkan kebaikan yang sama….”

Dengan demikian maka hati anda akan terasa lebih tenang, tidak akan ada lagi ego yang terluka dan anda akan dapat segera kembali melanjutkan hidup anda dengan menyongsong masa depan yang lebih cerah tentunya.

Jangan lupa sesekali tidak ada salahnya untuk memanjakan diri anda sendiri, pergilah ke tempat spa atau perawatan diri, belilah sepasang sepatu yang ada suka, beberapa buah buku atau daftarkan diri anda pada kelas atau kursus tertentu.

Intinya, anda tidak boleh terlarut dalam kesedihan yang berkepanjangan, lebih baik anda meningkatkan kualitas diri luar dan dalam, pantaskan diri anda untuk mendapatkan yang  lebih baik.

Belajar berbahagia dengan kesendirian anda, karena jika anda tidak dapat berbahagia dengan diri anda sendiri maka anda tidak akan dapat berbahagia dengan orang lain. Lihat sisi baik dari kesendirian anda, anda dapat pergi kemanapun anda mau tanpa harus ribet, jika anda punya uang maka anda dapat membeli apapun yang anda mau tanpa ada konflik kepentingan dan andapun dapat menyelesaikan pekerjaan bahkan hingga larut sekalipun tanpa perlu khawatir ada yang terabaikan.

Jangan terburu-buru mencari cinta yang baru, fall in love only when you’re ready, not when you’re lonely, karena pada dasarnya orang yang disaat seperti itu paling membutuhkan cinta adalah diri anda sendiri. Jika anda tidak dapat mencintai diri sendiri dengan benar maka andapun tidak akan dapat mencintai orang lain dengan benar pula.

untitledUbahlah cara pandang anda terhadap dunia, lihatlah kehidupan dalam kerangka yang lebih besar, belajar dari pengalaman, sehingga anda akan menjadi lebih bijaksana dalam menjalani hubungan selanjutnya. Saya yakin. bahwa beberapa waktu kemudian anda bahkan akan lupa dengan alasan mengapa anda bersedih hari ini.

Semoga dapat membantu, selamat mencoba ladies …. !

“Letting go has never been easy, but holding on can be as difficult. Yet strength is measured not by holding on, but letting go.”- Len Santos

Kekuatan seseorang sesungguhnya bukan terletak pada kemampuannya mempertahankan melainkan pada kemampuan untuk melepaskan ..

Advertisements
0

“Grave of The Fireflies”

imagesSebuah film yang menyentuh hati yang saya tonton di hari libur kemarin adalah Grave of  The Fireflies. Film animasi yang diadaptasi dari sebuah novel semi-autobiografi yang diterbitkan tahun 1967, ditulis oleh seorang novelis Jepang Ayuki Nosaka, novel ini didedikasikan sebagai ungkapan perasaan dan permohonan maafnya kepada adik perempuan penulis yang meninggal karena malnutrisi pada saat Perang Dunia Ke-II. Film ini dibuat 20 tahun setelah novelnya terbit yaitu tahun 1988.

Berlatar belakang di Kota Kobe, Jepang, tahun 1945, pada saat Perang Dunia Ke-II berkecambuk. Menceritakan seorang pemuda bernama Seita yang harus merawat adik perempuannya yang masih berumur 5 tahun setelah orang tuanya meninggal.

Perang telah membuat mereka harus kehilangan ibu, yang tewas akibat terkena serangan udara pesawat Amerika dan Ayah yang juga meninggal saat berjuang di medan perang.

Rumah mereka hangus, tak ada lagi yang tersisa, semua bangunan rata dengan tanah. Beruntung masih ada makanan dan barang- berharga keluarga yang sempat dikubur Seita di pekarangan rumah, untuk sementara waktu hanya itu persediaan yang bisa membantu. Kemudian Seita membawa adiknya Setsuko menemui bibinya. Mereka akhirnya tinggal bersama keluarga bibinya. Setelah persediaan makanan yang dibawa mereka habis bibinya menjadi berubah perangai, terus-menerus memaki kedua anak yatim piatu tersebut sebgai anak malas, menyusahkan dan tidak tahu diri.

Kemudian, Seita memutuskan untuk membawa adiknya keluar dari rumah itu dan menetap disebuah banker tempat persembunyian yang telah lama ditinggalkan. Disana mereka makan seadanya, dengan menjual semua barang-barang berharga milik ibunya yang tersisa.

Yang menyayat hati adalah ketika Setseku pada akhirnya terbaring lemah karena kelaparan dan malnutrisi. Ia mulai mengkhayalkan batu-batu kerikil sebagai  permen kesukaannya dan kepalan tanah sebagai nasi. Setsuko sangat menyukai kunang-kunang, bahkan malam haripun tempat gelap dimana mereka tinggal diterangi hanya oleh kerlap-kerlip kunang-kunang.

Tak ada lagi yang bisa di makan, hingga suatu saat Setsuko pun terkena diare, semakin hari tubuhnya semakin lemah hingga tergolek lemas. Seita sempat membawanya ke dokter, namun dokter mengatakan bahwa Setsuko tidak membutuhkan obat melainkan makanan.

Demi menyelamatkan Setsuko, Seita mau melakukan apapun, sekalipun melakukan hal yang berbahaya, mencuri di kebun orang atau di rumah-rumah yang sementara ditinggalkan pemiliknya ketika serangan bom berlangsung.. Sayangnya, malam itu Setsuko tertidur dan tidak pernah terbangun lagi.

Sebuah cerita yang menyentuh, perjuangan seorang kakak dalam menjaga seorang adik, cerita tentang kekejaman perang yang tidak hanya merenggut nyawa lewat peluru dan bom, tapi juga melalui rasa lapar dan sakit.

 

Sumber : Wiklipedia

Gambar diambil dari :

http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://ia.media-imdb.com/images/M/MV5BMjA0MzgwMTU4MV5BMl5BanBnXkFtZTcwODYxNjEzMQ%40%40._V1_SY317_CR5,0,214,317_.jpg&imgrefurl=http://www.imdb.com/title/tt0095327/&h=317&w=214&sz=19&tbnid=IXE_gF7xMTJwMM:&tbnh=90&tbnw=61&prev=/search%3Fq%3Dgrave%2Bof%2Bthe%2Bfireflies%26tbm%3Disch%26tbo%3Du&zoom=1&q=grave+of+the+fireflies&usg=__lebMbav4kr5Wb5rxDKE9ou2BZTY=&docid=7n4EVQsXwCsgFM&hl=id&sa=X&ei=u4shUeGwLs2NrgeC3IGIAg&sqi=2&ved=0CFQQ9QEwBg&dur=4993

0

“Hilang Kunci”

Pagi ini meskipun hari minggu tapi berbeda dari biasanya, karena ponakan harus berangkat pagi-pagi untuk ujian taekwondo. Setelah membuat sarapan dan mencuci mobil, lalu tepat pukul 05.30 waktu Indonesia bagian barat melucurlah saya bersama dede asti dan tiga temannya menuju sekolah yang berjarak sekitar 5 km dari kediaman kami. “Makasih bi”, “Makasih bi”, “Makasih bi”, “Makasih bi” begitulah keempat anak berbaju putih-putih itu bunyinya menyertai ritual “sapun see you latter-nya” satu demi satu.

Saya pun meluncur balik, dalam perjalanan saya melihat banyak sekali yang gowes pagi, mungkin karena hari ini adalah hari minggu, seneng lihatnya, seolah saya ikut merasakan kesegaran yang mereka rasakan pada setiap tetesan keringatnya. Melayang pikiran saya pada beberapa tahun silam.. ketika saya berada di Sapporo, sebuah kota kecil di Jepang yang akan selalu saya rindukan. Teringat betapa tinggi ketergantungan kami terhadap kereta beroda dua tersebut waktu itu. Sebagai alat transportasi yang menyehatkan dan free of charge tentunya. Masih segar rasanya dalam ingatan bagaimana segarmya hembusan angin Sapporo menyapu muka, bagaimana pegalnya lutut ini dan memburunya nafas ketika berusaha mengejar ketinggalan dari teman-teman dalam setiap tanjakan.

Sekali waktu, hari minggu, kampus libur sehingga kami pergi makan siang di Mc Donald.

2094275939_4231089c35_z

Sebuah prosedur tetap setelah menambatkan sepeda yaitu menguncinya, sekalipun Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat kriminalitas yang sangat rendah.

Namanya restaurant past food, disana karyawan depan hanya ada tiga orang, yaitu yang bertugas mengambil order, cashier dan yang menyerahkan orderan, tidak ada yang bertugas membereskan atau membersihkan meja, pelanggan harus membuang sendiri sampah dan merapikan kembali kursi dan meja.

Saya yang masih “belibet” membuang sampah dengan dipilah-pilah berdasarkan jenisnya rupanya tanpa sengaja kunci sepedapun ikut terbuang dan baru saya sadari ketika hendak membuka tambatan sepeda, hadeuhhh.. alhasil harus kembali dan membongkar 3 trash box besar yang ada, bayangkan! Kemudian celakanya, kami tidak berbahasa jepang dan mereka tidak berbahasa inggris, ohh boy.. betapa sulitnya kami menjelaskan bahwa saya kehilangan kunci dan bermaksud meminta izin membongkar tempat sampah mereka “I lose my KAGI, I think I dropped it some where inside the trash box, may I search for it ?” mereka hanya bengong, mungkin dalam hatinya “ngomong ape sih loe” begitu lah kira-kira yang saya baca dari raut mukanya. Dengan segala gerak tubuh dan alat bantu yang ada akhirnya mereka mengerti juga dan mengijinkan kami membongkar tempat sampah nya. Malunyaaaaaa…. tapi Alhamdulillah ketemu juga itu kunci, untunglah satu-satunya kata yang nempel di kelas bahasa jepang adalah KAGI alias KUNCI, hiiihihi….

bike