“Vaksinasi Menjelang Umroh”

IMG-20130223-01899Pada hari Jum’at tanggal 22 Pebruari 2013,  saya pergi ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Husein Sastra Negara untuk melakukan vaksinasi meningitis agar dapat memperoleh buku kuning (International Certificate of Vaccination or Prophylaxis) sebagai salah satu syarat untuk memperoleh vissa  Arab Saudi  untuk melaksanakan ibadah umroh.

Vaksinasi meningitis harus dilakukan setidaknya 10 hari sebelum hari keberangkatan, karena pada dasarnya semua jenis vaksinasi membutuhkan waktu di dalam tubuh untuk membentuk antibodi sehingga efektif melawan infeksi tertentu. Waktu yang dibutuhkan untuk setiap jenis vaksin berbeda tentunya, seperti vaksin meningitis butuh waktu 10 hari sementara vaksin influenza dan vaksin pneumokokal membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan untuk mencapai imunitas yang sempurna. Vaksin meningitis ini dapat memberikan kekebalan di dalam tubuh selama 2 tahun.

Meningitis adalah radang selaput otak yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus atau fungal (jamur), namun yang paling sering yaitu disebabkan oleh virus dan bakteri. Beberapa kasus penyakit meningitis dapat sembuh setelah dilakukan perawatan dan pengobatan, namun beberapa diantaranya dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak, kehilangan pendengaran bahkan kematian.

Negara-negara di timur tengah, Afrika, Amerika Utara dan beberapa negara lain merupakan wilayah endemis penyakit meningitis, sehingga jika kita akan mengunjungi negara-negara tersebut diharuskan melakukan vaksinasi meningitis terlebih dahulu. Bisa kita bayangkan, ketika melaksanakan ibadah haji atau umroh maka berkumpullah orang dari berbagai pelosok dunia, sehingga bukan hanya orangnya saja yang berkumpul, begitu pula bibit penyakit yang dibawanya dari negara masing-masing tentunya. Dibutuhkan daya tahan tubuh extra untuk menangkalnya, ditambah lagi dengan perbedaan cuaca, kelelahan dan lain-lain dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh atau tingkat kekebalan seseorang.

Semenjak tahun 2007 menteri kesehatan Arab Saudi mengeluarkan rekomendasi vaksinasi influenza selain mewajibkan vaksinasi meningitis bagi calon jamaah haji dan umroh terutama untuk mereka yang memiliki resiko tinggi seperti orang tua, mereka yang memiliki penyakit paru kronis, hati dan ginjal.

Saya berangkat dari kantor di daerah Dago sekitar pukul 8.30, sampai di bandara Husein pukul 09.00 pagi. Sulit sekali untuk memperoleh parkir disini, sehingga saya parkir diluar area parkir bandara, tidak jauh, hanya beberapa meter ke arah keluar dan kebetulan Gedung KPP Bandara Husein Sastranegara berada tepat di gerbang keluar parkir bandara.

Pertama-tama yaitu mengambil nomor antrian dan formulir yang harus di isi (Nama sesuai passport, tempat tanggal lahir, nomor passport, nama travel agent, negara tujuan, tanggal keberangkatan), setelah menyerahkan formulir kemudian menunggu untuk dipanggil, kasir memanggil dan membayar Rp. 280.000,- untuk vaksinasi meningitis dan influenza. Setelah membayar kemudian menunggu kembali panggilan, kebetulan tidak lama hanya sekitar 15 menit petugas memanggil kembali, dikumpulkan dalam sebuah ruangan dengan kapasitas sekitar 25 orang, petugas memberikan penerangan tentang seluk beluk vaksinasi meningitis, lalu tanya jawab dan selanjutnya langsung dilakukan vaksinasi bagi yang pria dan wanita belum menikah, sementara bagi yang telah menikah terlebih dahulu diharuskan periksa urin untuk memastikan tidak hamil sebelum dilakukan vaksinasi. Vaksin meningitis yang digunakan memiliki merk dagang Menveo yang merupakan produk dari Novartis sebuah perusahaan farmasi Swiss.

Untuk yang berusia diatas 65 tahun atau memiliki penyakit asthma, jantung dan diabetes dokter menyarankan agar  juga melakukan vaksinasi pneumokokal, tapi itu tergantung kita, kalau saya sendiri karena saya memiliki asthma semenjak kecil maka saya pun memilih untuk sekalian juga melakukan vaksinasi pneumokokal, harga vaksinasi ini juga Rp. 280.000,-, vaksinasi ini dapat memberikan perlindungan hingga 5 tahun terhadap penyakit pneumonia (radang paru).

Kalau dihitung-hitung hanya membutuhkan waktu 45 menit bagi saya semenjak sampai di KPP Bandara Husein Sastranegara sampai dengan selesai mendapatkan yellow book, alhamdulillah tidak begitu antri, entah karena masih pagi atau mungkin karena hari jumat. O,ya sebagai informasi KPP hanya buka pada hari kerja saja.

href=”https://gharra.files.wordpress.com/2013/02/img-20130223-01898.jpg”>

Sources :

http://www.meningitis-trust.org/meningitis-info/types-and-causes/

http://www.cdc.gov/meningitis/bacterial.html

http://www.menveo.com/

<a

3 thoughts on ““Vaksinasi Menjelang Umroh”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s