“Raden Arya”

Nuri adalah seorang gadis kecil sederhana yang hidup sebatang kara, kedua orang tuanya telah berpisah dan meninggal dunia, dia tidak memilik seorang saudarapun di dunia ini, namun dia memiliki seorang sahabat yang bernama Raden Arya.

Raden Arya adalah seorang anak laki-laki yang bisa dibilang memiliki segalanya, terlahir dalam keluarga ningrat yang serba ada, anak ke-6 dari 12 bersaudara, Arya memiliki darah biru, karena ayahnya merupakan garis keturunan dari Raden Kertadibumi, raja ke-17 Kerajaan Mangkubintang.

Meskipun keduanya berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang yang berbeda, Raden Arya dan Nuri telah lama bersahabat, mereka selalu dapat saling mengandalkan satu sama lain. Raden Arya sangat menyayangi sahabat kecilnya tersebut, begitupula Nuri, baginya Raden Arya adalah sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya, karena tinggal Raden Arya-lah satu-satunya yang dia miliki di dunia ini.

Nuri selalu berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan pernah melakukan apapun yang akan membuatnya kehilangan Arya, termasuk jatuh cinta, karena berkaca pada orangtuanya, cinta tidak selalu membuat orang bahagia, tetapi juga terkadang dapat sangat menyakitkan dan membuat seseorang kehilangan orang yang yang sangat berharga baginya.

Nuri dan Arya sangat ketergantungan satu sama lain, terutama Nuri, hampir dalam seluruh aspek kehidupannya selalu melibatkan Arya, karena semenjak orang tuanya tiada Arya-lah satu-satunya manusia yang Nuri percayai di dunia ini.

Seiring waktu, Nuri tumbuh menjadi seorang gadis manis, begitu pula Raden Arya, kini dia adalah seorang pemuda yang gagah dan cerdas. Perasaan yang memuncah diantara keduanya tak mampu dibendung lagi, keduanya saling jatuh cinta. Di suatu pagi yang cerah, Raden Arya berkata pada nuri “Jangan pernah khawatir, apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendiri, percayalah, aku janji”.  Raden Arya adalah sahabatnya sedari kecil, tidak ada alasan buat Nuri meragukan perkataan Raden Arya hingga Nuri pun menelan semua janjinya pada diri sendiri untuk tidak jatuh cinta pada Raden Arya.

Namun apa yang terjadi ? Rupanya seorang putri dari kerajaan tetangga jatuh cinta pula pada Raden Arya hingga kerajaan tersebut melayangkan surat kepada Kerajaan Mangkubintang agar menikahkan Raden Arya dengan putri semata wayang mereka atau jika menolak maka mereka akan menghancur lumatkan Kerajaan Mangkubintang.

Keputusan yang amat sulit bagi Raden Arya, dia tidak ingin meninggalkan Nuri karena dia teringat janjinya, tak sampai hati Raden Arya meninggalkan orang yang dia sayangi sendiri di dunia ini, namun jika ia menolak lamaran itu maka konsekuensinya seluruh rakyat Mangkubintang akan menanggung akibatnya. Sebagai seorang kesatria, Raden Arya sadar bahwa ia harus mendahulukan tanggungjawabnya, meskipun hati kecilnya menangis, ia pun melakukan yang terbaik untuk banyak orang dan berusaha melupakan perasaannya, ia akhirnya menerima pinangan kerajaan tersebut, ia meninggalkan Nuri begitu saja tanpa berani mengucapkan selamat tinggal, ia tidak ingin melihat hati orang yang disayanginya hancur berkeping-keping.

Satu hal yang bisa kita pelajari, bahwa dalam hidup, tidak seharusnya bergantung secara berlebihan kepada orang lain sekalipun orang yang paling dekat dengan kita, jangan menjadikan manusia satu-satunya tempat untuk mengadu dan meminta pertolongan, karena yang namanya manusia adalah manusia, cepat atau lambat mereka akan pergi, akan membuatmu bersedih, sebagian akan pergi karena meninggal dunia, sebagian akan pergi karena memilih orang lain dan sebagian akan pergi karena alasan lainnya..

Mau tahu siapa yang tidak akan pernah meninggalkanmu? Mau tahu siapa yang tidak akan pernah membuatmu bersedih ? jawabannya hanya satu : Allah, jadikan hanya Allah tempatmu mengadu dan bergantung, maka engkau tidak akan pernah dibuatNya kesepian dan tidak akan pernah lagi merasakan sakitnya kehilangan, sebaik-baiknya penolong

———————————————————————————————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s