“Mood Swing”

Pernah mendengar kata “mood swing” ? Mungkin sebagian besar dari anda mengetahui apa itu mood swing dan sebagian mungkin belum pernah mendengar sama sekali.

Mood swing adalah suatu kondisi dimana terjadi fluktuasi yang tinggi pada situasi perasaan, kadang senang, lalu tiba-tiba sedih atau berikutnya marah-marah tanpa alasan yang kuat.

Mood swing dapat terjadi pada wanita menjelang PMS (Premenstrual Syndrome), menopause, kehamilan dan banyak lagi penyebab lainnya.

Nah, mood swing salah satunya sering muncul pada wanita yang sedang  melewati masa beberapa hari menjelang menstruasi sampai beberapa hari saat menstruasi berlangsung.

Perubahan  mood yang sangat drastis pada seseorang, terkadang akan merasa sangat sedih, menangis tanpa alasan yang jelas, sangat sensitif  dan kemudian tiba-tiba sangat pemarah untuk hal-hal yang tidak perlu.

Dengan kata lain anda tidak akan pernah ada benarnya ketika berhadapan dengan pacar atau istri yang tengah melewati masa ini setiap bulannya.

Jika anda telepon dia dengan nada manis “hallo, sayang” maka dia akan mengangkat telepon dengan nada ketus “sayang sayang apa! kemana aja, napa baru telepon!? ajdhjajd%#&@*hdajhdajahda! ” ,  padahal anda sudah berusaha menelpon di sela-sela kesibukan anda tapi tetap saja hadiahnya  semprotan 😀 . Kemudian bagaimana jika anda menghindar dan memilih tidak telepon dia? mmm… jangan tanya deh… sore hari anda akan memperoleh omelan yang bisa-bisa seperti rentetan mesiu dari senjata otomatis yang tidak perlu di-reload. Serba salah kan ?
Maka dari itu dibutuhkan pengetahun tentang hal ini sehingga kebingungan ada tentang wanita akan berkurang dan anda dapat menyikapi fase PMS dari pasangan anda dengan lebih bijaksana, sehingga PMS tidak lagi menjadi Nightmare setiap bulannya.

Tidak semua wanita merasakan PMS, 80% wanita  mengalami keluhan PMS, dengan derajat yang berbeda. Beberapa yang hanya merasakan dalam derajat ringan seperti rasa tidak nyaman di perut, pinggang, jerawatan, payudara yang mengeras dan perasaan ingin makan terus-menerus (foods craving) ada pula dengan derajat sedang atau bahkan disebutkan 30% diantaranya mengalami derajat yang parah, bisa muncul dalam bentuk sakit kepala yang hebat, kembung, kram perut dan gangguan emosi atau mood swing seperti yang kita bahas diatas.

Bagi beberapa wanita, menstuasi adalah hari yang berat buat mereka, ada yang tidak tahan dengan kram perut, seperti yang dialami salah satu teman sekamar sewaktu saya kuliah dulu, terkadang rasa sakit diperut sampai dapat membuat mereka pingsan bahkan selama menstruasi dapat membuat sama sekali tidak dapat beraktifitas dengan normal. Saya pribadi alhamdulillah jarang merasakan sakit di perut, namun sakit kepala yang biasanya mengganggu aktivitas bekerja ketika haid, kemudian mood swing ini  yang paling sulit untuk dikendalikan. Sakit kepala biasanya dapat reda dengan meminum analgesik dan multivitamin plus mineral, namun untuk mood swing …. sampai saat ini pun saya masih terus belajar bagaimana mengontrol dan mengendalikannya.

Alasan hormonal mungkin terdengar klise bagi sebagian orang, namun sebenarnya itulah yang terjadi dalam tubuh wanita menjelang haid. Perubahan mood yang bersumber hormonal  ini juga dapat menggangu stabilitas hubungan sosial, entah dengan pasangan, teman, rekan kerja atau saudara. Saya merasakan sendiri bagaimana sulitnya berhadapan dengan mood swing during my period, you will feel suddenly worthless, hopeless, sadness, anger, over sensitive… 

Gejala PMS ini sudah dikenal sejak jaman yunani kuno, namun istilah PMS baru digunakansekitar tahun 1953, pertama kali oleh Dalton dalam jurnal ilmiahnya . Banyak teori yang mengungkapkan bagaimana terjadinya PMS, namun tidak dapat di buktikan secara pasti dan pada intinya hal ini berkaitan erat dengan naik dan turunnya hormon reproduksi secara drastris.
Anehnya lagi, salah satu penelitian Dalton juga menyatakan bahwa dari seluruh wanita yang melakukan kejahatan yang dia teliti, 50% diantaranya sedang dalam masa PMS. Bahkan Dalton juga menyimpulkan Ratu Victory kemungkinan juga mengalami PMS jika membaca sejarah yang menyatakan hampir sebulan sekali Victoria dia menjerit dan melempar benda pada suaminya Pangeran Albert (unbelievable, hahaha).

Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala PMS ini?

Lakukan olah raga secara teratur, hindari konsumsi caffein dan garam berlebih, tidak merokok,  family and friends can provide emotional support during the time of a woman’s cycle. Selain itu beberapa penelitian menyebutkan suplement vitamin B6, vitamin E, kalsium dan magnesium dapat membantu mengurangi gejala PMS pada wanita.

Well, have a nice cycle ladies!

Referensi :

hhttp://www.everydayhealth.com/pms/mood-swings.aspx

http://www.buzzle.com/articles/mood-swings-during-period.html

http://www.34-menopause-symptoms.com/mood-swings/articles/menstrual-cycle-changes-mood-swings.htm

http://www.klikdokter.com/kebidanankandungan/read/2010/07/05/147/fisiologi-menstruasi

http://www.ivillage.com/pms-how-do-i-control-my-mood-swings/4-n-142379

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s