0

Control Your Anger Before it Controls You”

Beberapa hari ini, aku koq merasa jadi sensi yaa, terpancing marah hanya oleh hal-hal kecil, biasanya hal seperti ini terjadi hanya ketika aku menjelang menstruasi. Berdasarkan perhitungan kalenderku belum waktunya aku untuk marah-marah dan uring-uringan tak jelas yang dipengaruhi oleh hormonal atau yang biasa disebut dengan “Mood Swing”.

Aku akui memang dalam kodisi normal sekalipun, titik didihku mungkin agak sedikit di atas rata-rata. Ingin rasanya menjadi orang yang tidak mudah marah, sabar, penyayang dan lemah lembut.  Namun apa yang terjadi ketika ada sesuatu yang mengganguku, sesuatu yang  aku rasa tidak sesuai dengan “yang seharusnya menurut aku”, sudah deh, langsung goyang.

Ketika orang melakukan atau mengatakan hal-hal yang tidak sesuai dengan pemikiranku, agak sulit buat aku menerima perbedaan tersebut. Bisa dikata kalau aku cenderung selalu merasa paling benar sendiri. Aku sadar akan hal itu dan aku tahu itu salah, berkali-kali menyesal ketika habis marah dan berjanji akan lebih sabar, lebih bijaksana. Tapi, ketika lagi-lagi ada ujian datang, sulit rasanya mengendalikan rasa marah yaaa.

Tapi mendingnya, temperamenku cepat naik, cepat turun (mending apanya ya :p). Seperti dikatakan banyak orang “control your anger before it control you” , namun hal tersebut tidaklah semudah membalikan telapak tangan, memerlukan usaha dan latihan.  Aku tidak ingin menjadi orang yang mudah dikuasai amarah. Aku ingin jadi orang yang hanya marah ketika memang harus marah dan itupun dengan cara-cara yang baik.

Amarah yang tidak terkendali bukan hanya akan melukai hati orang lain atau orang yang kita sayangi , tapi juga dapat menempatkan kita pada posisi yang rendah, kehilangan rasa hormat dan rasa sayang, entah itu dari bawahan, teman, tetangga, atasan, anak atau bahkan bisa menyebabkan kehilangan orang terkasih.

Dibawah ini, beberapa hal yang bisa sama-sama kita coba lakukan ketika kita sedang marah, agar dapat mengontrol amarah tersebut  dengan lebih baik, diambil dari beberapa artikel tentang anger management.

  1. Menghidar sementara waktu dari orang yang membuatmu marah
  2. Tarik nafas dalam-dalam, berhitunglah dari 1 sampai 10
  3. Berpikir tentang dampak terburuk ketika kita mengeluarkan amarah kita
  4. Setelah lebih tenang, baru kita dapat menemui orang yang membuat kita marah dan mengekspresikan kemarahan kita dengan lebih bijak, karena menahan marah juga bukan hal yang baik untuk dilakukan.
  5. Jaga ucapan, jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang dapat disesali kemudian hari
  6. Dengarkan penjelasannya tanpa menyela
  7. Sampaikan yang kita rasakan
  8. Buat kesepakatan untuk kedepan yang lebih baik

Yuk kita sama-sama belajar lagi agar dapat mengendalikan amarah kita dengan lebih baik, semoga kita menjadi orang-orang yang lebih sabar dan penyayang.

Cheers